Selamat Datang di Website RDSB
  Silahkan Login Arsip Bulanan | Firman Tuhan | Kesaksian | Artikel Kristiani | Kesaksian Berseri  

Menu RDSB.org
· Depan
· Album Foto
· Arsip Artikel
· Arsip Khotbah Lama
· Beritahu Teman
· Cari Data
· Ensiklopedia
· Hubungi Kami
· Koleksi Lagu Rohani
· Login
· MIDI Dan Ringtone
· Para Member
· Peta Para Pengunjung
· Renungan Harian
· Statistik Situs
· Survei
· Toko Buku Rohani
· Top 10
· Topik
· Tulis Berita
· Versi Mobile
· Versi Teks
· Web Links

Info Pengunjung
Saat ini ada, 10 tamu dan 1 member yang sedang online.

Lihat Peta para pengunjung

Anda bukan member. Silakan daftar di sini, gratis!

Dukung RDSB.org
RDSB.org adalah Komunitas yang menjadi bagian yang terintegrasi dari ladang Tuhan Yesus di muka bumi. Seluruh materi dari Komunitas ini disediakan secara cuma-cuma. Jika anda ingin terlibat menabur untuk ladang pelayanan komunitas ini, silahkan dukung dana operasional komunitas ini ! selengkapnya klik disini

Artikel Lama
· Merobohkan Tembok Penghalang Doa
· Kuasa Tuhan Melindungi Kios Anak Tuhan Dalam Kebakaran Pasar Kota Magelang
· Kemuliaan Tuhan Dinyatakan
· God Will Make A Way
· Hidup Dalam Kekudusan
· Kesungguhan Hati Dengan Allah
· Hati Yang Murni
· Pekerjaan Roh Kudus Di Dalam Kehidupan Orang Percaya
· Jangan Padamkan Apimu!
· Hidup Di Dalam Kasih
· Jangan Kompromi Dengan Musuh!
· Iman Yang Tidak Tergoyahkan
· Kawan Sekerja Allah Yang Bertanggung Jawab
· Diubah Dan Dibentuk Oleh Roh Kudus
· Klaim Janji-janji Allah!

Artikel Lama

Video Rohani

MEROBOHKAN TEMBOK PENGHALANG DOA
Dipublikasikan pada hari Minggu, 28 September 2008


Artikel Kristiani
Yesaya 59:1,2
1 Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;
2 tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.

Kedua ayat di atas cukup menjelaskan bahwa sebuah doa dapat terhalang oleh dosa yang belum dibereskan, ialah dosa yang belum diampuni Tuhan. Seringkali para pendoa melupakan hal itu, sehingga doa-doanya tidak memperoleh jawaban.

Berikut sebuah contoh yang kami alami dalam pelayanan. Pada suatu waktu di sebuah KKR kecil ada seorang ibu yang cukup tua, mengalami gangguan berupa: telinga yang sebelah kanan tuli. Sekitar 5 orang pendoa sudah mendoakan ibu itu, tetapi tidak berhasil, ibu itu tetap tuli sebelah.

Seorang teman menggamit saya untuk berdoa bagi ibu itu, karena sudah banyak yang mendoakannya tetapi belum sembuh juga. Dalam hati saya bertanya kepada Roh Kudus, apa penyebab ibu itu tidak alami kesembuhan. Sebuah suara lembut di hati berkata, bahwa ada dosa pada ibu itu yang belum dibereskan, sehingga doa dari para pendoa seperti membentur tembok, sehingga tidak bisa menembus ke Tahta Allah.

Roh Kudus mengingatkan saya soal Yesaya 59:1,2 kemudian Matius 6:14,15 soal pengampunan.

Matius 6:14,15
14 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.
15 Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."

Saya mendekati ibu itu, saya bertanya dengan siapa saja ibu itu tinggal,... Kemudian saya jelaskan soal pengampunan dalam Matius 6:14,15 di atas. Saya ajak ibu itu mengampuni semua orang, terutama orang dalam seisi rumahnya. Saya perjelas (sesuai pengajaran Ibu Dorcas) bahwa yang disebut sudah mengampuni ialah, kalau membayangkan orang yang sudah menyakiti hati kita itu, maka kita sudah tidak sakit hati, atau tidak menimbulkan efek tidak nyaman di hati kita. Dan puji Tuhan, ibu itu menurut saja.

Setelah ibu itu selesai mengampuni semua orang, saya ajak dia meminta ampun kepada Allah Bapa, dengan keyakinan bahwa kalau kita sudah mengampuni semua orang dalam nama Yesus, maka pasti Allah Bapa memberi kita pengampunan. Pasti !!

Saya tanya lagi, apakah dia percaya bahwa bilur-bilur Yesus berkuasa menyembuhkannya? Ibu itu menjawab: Ya, saya percaya.

Sekarang saya yakin bahwa ibu itu sudah diampuni dosanya, sehingga doa saya pastilah tidak terhalang, dan saya juga yakin bahwa mujizat pasti terjadi, karena ibu itu memiliki iman.

Saya pegang kedua telinga ibu itu dan saya berdoa. Saya hardik roh yang bikin ibu itu tuli, dan saya perintahkan keluar dari ibu itu, demi nama Yesus. Saya pakai style ibu Dorcas: kalimat doa yang pendek, tegas, jelas dan langsung ke sasaran.

Dan seperti yang sudah saya duga, ibu itu sembuh dari tuli sebelah telinganya, Haleluyah !!

Saya bersyukur, bahwa dalam banyak pengalaman, ketika orang sakit kita damaikan dahulu dengan Tuhan, sampai Tuhan mengampuni semua dosanya, dan sampai orang sakit itu tumbuh imannya, maka mujizat begitu mudahnya terjadi. Ada puluhan, dan bahkan ratusan contoh kasus yang telah membuktikan keajaiban kebenaran Firman Tuhan.

Abraham - RDSB Magelang



Jadilah Donatur RDSB.org | Arsip Artikel | Kembali Ke Depan


 
Link Terkait
· Lebih Banyak Tentang Artikel Kristiani
· Berita oleh produk_id


Belanja Online
Katalog Lengkap
Lihat Kereta Belanja


Artikel Pilihan dari Artikel Kristiani:
[3] Kepercayaan Diri Anak dan Bagaimana Mereka Bertumbuh


Nilai Berita
Rata-rata: 5
Pemilih: 12


Beri nilai berita ini:

Luar Biasa
Sangat Bagus
Bagus
Biasa
Jelek



Opsi

 Versi Cetak  Versi Cetak

 Beri tahu Teman  Beri tahu Teman




Isi Website merupakan hakcipta RDSB © 2000-2008
Web site engine's code is Copyright © 2002 by PHP-Nuke. All Rights Reserved.
PHP-Nuke is Free Software released under the GNU/GPL license.
Generasi halaman: 0.613 detik