Tuhan Melihat Hati
August 3rd, 2010Yoh 7:38 Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup. Kunci dari majunya kedewasaan kerohanian seseorang adlh pada hati. Yaitu hati yg mengalirkan aliran-aliran air hidup. Bagi Tuhan, hati adlh bagian terpenting dari seseorang. Tuhan selalu melihat hati dari seseorang. Jadi bukan karena org tsb sudah melayani bertahun-tahun, atau penampilannya yg menarik, atau posisinya yg tinggi di masyarakat, atau hal-hal apapun yg dpt dilihat oleh mata. Demikian juga ketika Tuhan menjamah seseorang utk pertama kalinya. Yg Tuhan jamah adlh hatinya, bukan jiwanya atau bahkan tubuhnya. Tuhan tdk menginginkan harta kita, atau kepintaran kita. Dia hanya mau hati kita. Hati yg tulus, murni, dan siap dibajak oleh Kebenaran-Nya. Sehingga FirmanNya boleh masuk, tertanam, bertumbuh dan berbuah lebat.
Luk 10:26-28 Jawab Yesus kepadanya: “Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?” Jawab orang itu: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Kata Yesus kepadanya: “Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup.” Ketika seseorang bertanya kpd Tuhan, apakah inti dari hukum Taurat, maka Tuhan Yesus menjawab bhw hati seseorang memegang peranan penting dlm hubungannya dgn Tuhan dan sesama manusia.
Yoh 13:23 Seorang di antara murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya. Yohanes adlh murid yg paling dikasihi Tuhan Yesus diantara ke-12 muridNya. Karena Tuhan melihat hati Yohanes.
Mrk 7:6 Jawab-Nya kepada mereka: “Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Tuhan selalu melihat hati. Jadi meskipun pada ibadah kelihatannya kita sedang memuji & menyembahNya dgn sungguh-sungguh, tetapi pada saat itu hati kita belum beres, maka sebenarnya kita sia-sia melakukan hal itu. Kita bisa saja menipu org lain di sekitar kita tetapi Tuhan tdk bisa ditipu. Ia melihat bagian yg terdalam dari kita, yaitu hati kita.
Ib 9:14 Betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup. Tanpa kesucian hati nurani kita oleh darah-Nya maka kita tdk akan pernah diperdamaikan dgn Allah karena pelanggaran dosa kita.
2 Tim 1:3 Aku mengucap syukur kepada Allah, yang kulayani dengan hati nurani yang murni seperti yang dilakukan nenek moyangku. Dan selalu aku mengingat engkau dalam permohonanku, baik siang maupun malam. Tanpa kemurnian hati, maka seseorang tdk dpt melayani Tuhan.
Yoel 2:13 Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya. Sebelum kita berbalik kpd Tuhan, terlebih dulu kita harus merendahkan hati kita dari kekerasan hati.
Zak 7:12-13 Mereka membuat hati mereka keras seperti batu amril, supaya jangan mendengar pengajaran dan firman yang disampaikan TUHAN semesta alam melalui roh-Nya dengan perantaraan para nabi yang dahulu. Oleh sebab itu datang murka yang hebat dari pada TUHAN. “Seperti mereka tidak mendengarkan pada waktu dipanggil, demikianlah Aku tidak mendengarkan pada waktu mereka memanggil, firman TUHAN semesta alam. Hati yg keras tdk akan pernah mendengar suara Tuhan ketika Tuhan memanggil.
1 Sam 16:7 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.” Meskipun Samuel adlh nabi (pelihat) tetapi dia sendiri tetap melihat apa yg di depan mata. Karunia penglihatannya hilang ketika dia melihat penampilan anak-anak Isai kecuali Daud. Tuhan memilih Daud utk diurapi menjadi raja atas Israel karena hatinya yg melekat pada Tuhan. Hanya Tuhan yg mengetahui hal ini, bahkan Samuel pun tdk mengetahuinya meskipun dia seorang nabi.
Jauhkan peninggian hati dan rendahkan hati kita di hadapan-Nya sebab Tuhan melihat hati !! Amen !!!


Praise the lord !